Tempat Terburuk di Jepang Saat Gempa Bumi

Diposkan oleh Japanifo on Senin, 14 Januari 2013

Jepang adalah negara yang sering mengalami gempa bumi. Pengunjung yang datang ke Jepang pun sering mengalami gempa kecil. Seberapa mengerikan gempa tersebut tergantung pada di mana Anda berada saat terjadi gempa bumi. Jika Anda duduk di tengah-tengah taman berrumput di pedesaan, Anda mungkin hanya akan melihat pohon-pohon bergoyang dan merasakan sedikit getaran. Tapi akan berbeda jika Anda berada di salah satu tempat dari tempat-tempat terburuk di Jepang saat terjadi gempa berikut ini : 

Tempat tinggi, misalnya : 

1.Komagatake Ropeway
Komagatake Ropeway di Hakone adalah ropeway tertinggi di Jepang karena bisa naik hingga ketinggian 590 meter (1.936 kaki). Ini bukan tempat yang menyenangkan saat terjadi gempa bumi besar.


2.Puncak Gunung Fuji



Bangunan tinggi, misalnya :

1.Tokyo Sky Tree
Tokyo Sky Tree adalah struktur bangunan tertinggi di dunia dengan tinggi 634 meter (2.080 kaki). Walau menara ini memiliki dua peredam gempa dengan berat total 100 ton untuk mengurangi efek gempa bumi, tetap saja tidak akan menyenangkan jika berada di bagian teratas dari sebuah bangunan tinggi saat gempa.


2.Umeda Building Escalators
Eskalator tertinggi di dunia.


3.Fukuoka Tower
Gedung tertinggi yang dibangun di Jepang pada tahun 1980-an dengan tinggi 234 meter (767.7 kaki).


4.Tokyo Tower


5.Sunshine 60
Sunshine 60 dibuka pada tahun 1978. Bangunan ini adalah bangunan tertinggi di Asia sampai tahun 1985 dan dirancang untuk menjadi fleksibel dalam sebuah gempa. Tapi tentu saja belum tentu aman saat terjadi gempa.



Tempat rekreasi, misalnya : 

1. Steel Dragon 2000 Roller Coaster
Roller coaster tertinggi di Jepang (97 meter atau 318 kaki) yang terletak di Nagoya.


2.Aquarium Churaumi di Okinawa
Aquarium Churaumi adalah salah satu akuarium terbesar di Dunia dengan 7.500 meter kubik air dan kaca setebal 60 cm (24 inci). Sangat berbahaya untuk berdiri di dekat kaca saat gempa terutama kaca yang menahan 2 juta galon air laut.



Alat Tranportasi, misalnya :

1.Mendarat di Bandara Narita
Bandara Jepang biasanya mendapatkan peringatan sebelum gempa bumi besar. Proses pendaratan dan lepas landas adalah proses yang akan menimbulkan getaran sehingga Anda mungkin tidak akan merasakan guncangan ekstra akibat gempa bumi. Gempa bumi dengan mudah dapat merusak landasan pacu dalam hitungan detik.


2.E5 Series Shinkansen
Shinkansen terhubung ke dalam sistem peringatan gempa Jepang dan dirancang untuk secara otomatis berhenti saat gempa. Namun, Shinkansen memiliki jarak pengereman yang jauh dan jika pusat gempa bumi dekat, tidak mungkin untuk berhenti sebelum terkena gempa.



Jembatan, misalnya : 

1.Akashi Kaikyo Bridge



Pusat perbelanjaan, misalnya : 

1.Mitsukoshi Department Store di Nihonbashi
Sebuah pusat perbelanjaan tua di Tokyo (1933). Gempa bumi cenderung lebih terasa di sebuah department store karena banyak barang jatuh dari rak.



Sumber :
Edited from japan-talk
Komentar (Refresh (F5) jika komentar kalian tidak muncul)
0 Komentar

{ 0 komentar... read them below or add one}
Jika kalian melihat komentar facebook pada komentar Blogger ini, komentar facebook tersebut akan segera menghilang setelah kalian memberikan komentar blogger

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

7 Popular Posts